Tuesday, March 25, 2008

kerana si dia............

Menelusi alam ini,
Ku tersangkut pada si dia,
Kusangka ku akan bersamanya,
akan dia bantu ku suatu hari nanti...

Namun aku alfa Ya ALLAH,
dia tidak akan membantu ku,
jika ada,
ia hanya sedikit cuma,
itupun jika kupergunakan dia,
untukMu....

Ku bersyukur Ya ALLAh...
KAU sedarkan aku dengan cara begini,
Sembah sujud taat hanya padaMu,
dia hanya salah satu jalannya,
kerana dia makhluk Mu,
yang penuh pesona,
kerana dia,
alam fana yang KAU cipta.............

Saturday, March 22, 2008

:.:Keikhlasan Hati:.:

Dalam kehidupan sehari-harian kadang kala kita tak sedar setiap perilaku kita ini dihitung - baik dan buruknya. Ikhlas...mampukah hanya meluahkannya dengan kata: Pastikah 100% yakin kita ikhlas dalam melakukan sesuatu.

-ikhlas itu ibarat semut hitam yang berada di atas batu hitam di malam yang gelap gelita-

Perumpamaan yang ringkas tetapi mempunyai maksud yang amat mendalam.Tiada sesiapa pun yang dapat menilai keikhlasan seseorang melainkan Dia. Berniat untuk ikhlas tetapi dalam hati menyesali dengan apa yang telah dilakukan.Ikhlaskah itu?Berat sekali untuk menilai keiklasan itu.Ini baru keikhlasan sesama manusia.

Bagaimana pula keikhlasan terhadapNya.Ibadah kita adakah 100% untukNya ataupun sebenarnya cuma rutin yang kita tahu kita wajib buat.Kalau tak buat -BERDOSA. Ataupun cara untuk memohon sesuatu tatkala ujian datang menimpa. Ikhlaskah itu?

Dalam satu hadith diriwayatkan bahawa ada seseorang bertanya kepada Nabi saw:-
“apakah itu iman?” baginda menjawab “ikhlas”
(dipetik dari kitab at-targhib,hadith riwayat al-baihaqi)

Menurut Al-Qur`an, bukanlah kerja keras, bukan kelelahan, bukan pula mencapai penghormatan atau cinta dari orang lain yang disebut sebagai kriteria keunggulan, melainkan keyakinan mereka akan Islam, amal baik yang mereka kerjakan untuk mendapatkan keridhaan Allah, dan niat baik mereka yang terpelihara dalam hati. Itulah yang disebut kriteria yang unggul di hadapan Allah. Allah menyatakan hal ini di dalam Al-Qur`an,

“Daging-daging unta dan darahnya itu sekali-kali tidak dapat mencapai (keridhaan) Allah, tetapi ketaqwaan dari kamulah yang dapat mencapainya. Demikianlah Allah telah menundukkannya untuk kamu supaya kamu mengagungkan Allah terhadap hidayah-Nya kepada kamu. Dan berilah kabar gembira kepada orang-orang yang berbuat baik.”

(al-Hajj [22]: 37)

Buatlah sebaik mungkin dalam amalan kerana sesungguhnya tiada siapa pun dapat menilai setiap satu amal itu melainkan Dia.Bayangkanlah setiap orang yang telah berbuat amal itupun belum tentu dijamin amalnya diterima, apatah lagi insan yang tidak pernah melakukan apa-apa.

Sumber rujukan : Keikhlasan Dalam Telaah Al-Qur'an oleh Harun Yahya

Wednesday, March 5, 2008

when a sorry doesn't sound anything

"when a sorry doesn't sound anything"

What I mean here, when someone make their apologize but suddenly you doesn't feel anything to their apology.It's not mean you don't want to accept their apology but you just cant forget what had happened before. You still accept their apologize , but to forget I totally can said that you will not even your mouth said I've just forget what is actually happen between us.That's is human natural tendency to keep redeem what have happened before. Oh...i'm just an ordinary person, that still keep all those memory. If only I can just press button DELETE, to remove that's unwanted memory.But I believe that every human being will get happy only after facing the difficulties in their life path. So am I....

BERMAAF-MAAFAN adalah antara sifat terpuji yang perlu dilakukan sepanjang masa. Firman Allah bermaksud : “Dan perbuatan kamu bermaaf-maafan (halal-menghalalkan) lebih dekat kepada taqwa”. (Surah al-Baqarah, ayat 237)

"Dan jika kamu membalas kejahatan (pihak lawan), maka hendaklah kamu membalas dengan kejahatan yang sama seperti yang telah ditimpakan kepada kamu, dan jika kamu bersabar, (maka) sesungguhnya yang demikian itu adalah lebih baik bagi orang-orang yang sabar."
( An-Nahl : 126 )

“Tetapi, sesiapa yang sabar dan suka memaafkan, sesungguhnya termasuk pekerjaan yang berat ditanggung.” (Surah asy-Syura, ayat 43).

.:: I'm hear in what you say but I just can't make a sound ::.